Main Menu
HOME
ABOUT US
P O R T F O L I O - PHOTO
PRICE LIST
LOCATION
OUR TEAM
e - MAGAZINE
TESTIMONIAL
CONTACT US
Head Line News
Login Form





Lost Password?
>> CLINIC Make Up <<
Jika ada yang ingin anda tanyakan seputar Make UP, silakan klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan kepada kami.
Who's Online
HOME arrow e - MAGAZINE arrow ARTICLE arrow Article - Kembar Mayang dan Roncean Melati
Article - Kembar Mayang dan Roncean Melati

KEMBAR MAYANG & RONCE BUNGA MELATI

Dalam prosesi perkawinan adat Jawa SOLO

 

A.          Kembar Mayang 

Kembar Mayang memiliki arti kiasan yang mengandung harapan harapan dan cita cita masa depan .

 

Tiap tiap unsur yang ada dalam rangkaian Kembar Mayang memiliki arti sendiri sendiri :

·        JANUR melambangkan cahaya dimaksudkan agar memeiliki sinar yang mempesona.

·        Keris kerisan melambangkan akan terlindungi dari bahaya yang akan datang.

·        Walang walangan melambangkan tidak adanya halangan di kemudian hari.

·        Payung payungan melambangkan Pengayoman atau perlindungan.

·        Burung burungan melambangkan kerukunan agar hidup rukun dan bahagia seperti burung.

Kedua calon pengantin masing masing menyiapkan kembar mayang yang nantinya akan ditukar pada saat upacara Malam Midodareni.

 

Kembar Mayang terdiri atas :

a.       Sepasang Kembar mayang harus terdiri dari 4 unsur anyaman : keris, walang, paying, dan burung.

b.       Sepasang Kelapa Hijau Muda

c.        Sepasang Klemuk (gentong kecil)

d.       Sepasang Loro Blonya (patung tiruan pengantin)

e.        Sepasang Kendi ( berisi air Tempuran )

f.          Paidon kuningan 2 buah (tempat meludah)

g.       Batang Pisang 2 buah 35 cm

h.        Sujen 2 batang ( tusuk sate dari bambu  30 cm )

i.           Janur (daun Kelapa yg muda 2 batang/ @100 bilah)

j.           Nanas Muda 2 buah

k.         Daun kemuning, beringin dan girang

l.           Bunga melati dan kantil

m.     Bunga aster, mawar merah, kenikir.

n.        Jarum jahit, jarum bundel, benang.

o.        Sindur.

 

A.          Roncean Bunga Melati 

Pengantin identik dengan bunga melati, demikian pula halnya dengan pengantin adat jawa Solo, melati juga memiliki peran yang penting.

 

Melati disamping dipergunakan untuk melengkapi sesaji dan kembar mayang juga dipergunakan untuk menghiasi penampilan pengantin.

Adapun roncean melati yang di pergunakan untuk melengkapi penampilan pengantin meliputi :

 

a.     Bunga Bangun Tulak

Roncean melati ini digunakan untuk menutupi kedua lobang sanggul Bangun Tulak, agar irisan pandan tak kelihatan sekaligus sebagai hiasan pada sanggul agar tampak lebih menarik.

Bentuknya berupa rangkaian melati yang masih kuncup dirangkai berurutan dari kelopak kebatang bunga yang panjang kemudian di lingkarkan hingga berbentuk oval.

 

b.     Bunga Kolong Keris

Disebut juga bunga Manggaran yaitu rangkaian bunga untuk kalung keris pengantin pria.

 

Terbuat dari 2 jenis bunga melati yang masih kuncup dan setengan mekar ,  bunga kantil , bunga aster dan bunga mawar merah.

 

c.     Bunga Gombyok Keris

Rangkai melati yang dibuat dengan model usus ususan atau bawang sebungkul yang dipasang pada roncean kolong keris dan pada sambungannya diberi mawar merah.

 

d.     Jatuh Dada / Tiba Dodo

Rangkaian bunga melati ini menggunakan bentuk bawang sebungkul. Tiba dada terdiri dari 3 untaian melati bentuk bawang sebungkul.

 

 

e.     Kalung

Rangkaian bunga melati dengan bentuk banga sebungkul yang dirangkai melingkar untuk dijadikan kalung pengantin pria.

 

f.        Lar laran

Digunakan diatas sanggul sebagai batas antara rambut asli dengan sanggul hair peace. Rangkaian bunga melati yang di mulai dengan menusukkan pada badan bunga sebanyak banyaknya dan kemudian di atur menjadi sejajar dan melingkar serta dibuat sepanjang lebar sanggul yang dipakai.

 
< Prev