Main Menu
HOME
ABOUT US
P O R T F O L I O - PHOTO
PRICE LIST
LOCATION
OUR TEAM
e - MAGAZINE
TESTIMONIAL
CONTACT US
Head Line News
Login Form





Lost Password?
>> CLINIC Make Up <<
Jika ada yang ingin anda tanyakan seputar Make UP, silakan klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan kepada kami.
Who's Online
HOME arrow e - MAGAZINE arrow Prosesi Perkawinan Adat SUNDA
Prosesi Perkawinan Adat SUNDA
Article Index
Prosesi Perkawinan Adat SUNDA
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8

 

 

 

Meuleum harupat dan Nincak Endog

Telor diletakkan diatas cowet dan elekan disatukan, kemudian di himpit oleh tunjangan yang telah di bungkus dengan kain putih. Harupat di pegang pengantin pria, dan dinyalakan oleh pengantin wanita dengan lilin sampai menyala dan sampai padam. Selanjutnya harupat di patahkan dan dibuang oleh pengantin pria.

 

Pengantin pria menginjak telor sekeras kerasnya agar telor dan elekan bisa pecah bersama sama.

 

Setelah telor pecah pengantin wanita membasuh kaki pengantin pria dan mengeringkan dengan tisu atau handuk kecil.

Saat membasuh kaki, jempol tangan kanan pengantin pria menekan ubun ubun pengantin wanita.

 

Ritual menginjak telur melambangkan keturunan. Bila dalam acara tersebut telur yang diinjak pecah, pengantin akan segera memperoleh keturunan.

 

 

Makna dan Simbul Harupat adalah

 

1.      Harupat menyala dan dipegang oleh pengantin pria dan disiran pengantin wanita melambangkan kemarahan suami bisa diredam oleh sang istri.

2.      Harupat dipatahkan dan dibuang melambangkan Persoalan, kemarahan, sifat buruk dibuang jauh jauh.

3.      Papan tunjangan dibungkus kain putih melambangkan rumah tangga yang di dasari kesucian.

4.      Mencuci kaki adalah melambangkan kebaktian seorang istri kepada suami.

5.      Elekan di injak sampai pecah melambangkan pengorbanan seorang istri menyerahkan kegadisannya demi ketentraman keluarga.

 

 

Memecah kendi

Setelah selesai mencuci kaki, kendi di banting sampai hancur.

 

Ritual memecahkan kendi bermakna bahwa akan melupakan masa lalu untuk menghadapi masa yang akan datang.


Muka Panto  / Buka pintu


Buka pintu memiliki makna
agar suami berlaku tertib dan sopan dalam memperlakukan istrinya. Diawali mengetuk pintu tiga kali. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Setelah kalimat syahadat dibacakan, pintu dibuka. Pengantin masuk menuju pelaminan.

 

Huap lingklung


Huap Lingklung dan huap deudeuh (kasih sayang). Artinya, kedua pengantin disuapi oleh kedua orangtuanya masing-masing sebagai tanda kasih sayang dari orangtua yang terakhir kali. Kemudian masing-masing mempelai saling menyuapi sebagai tanda kasih sayang. Acara huap lingklung diakhiri dengan saling menarik bakakak (ayam utuh yang telah dibakar). Mempelai yang mendapatkan bagian terbesar konon akan mendapatkan banyak rezeki.

 

 


 
Next >